Terbit
STRATEGIC PROBLEM SOLVING: Cerdas Menyelesaikan Masalah dengan Metode 3 Lantai
Penulis Utama: G-Coach Ahas ZA
Harga
Rp 155.970
Editor: Moch Aminudin Hadi
Desain Cover: Salma Asma Nadia
Tata Letak: Salma Asma Nadia
Sinopsis
Buku ini hadir sebagai panduan aplikatif bagi para orang tua dan pemimpin keluarga yang sering kali terjebak dalam lingkaran setan amarah dan penyesalan. Melalui pendekatan naratif yang hangat yang dialami oleh tokoh bernama Raka, Salsa, dan anak mereka yang bernama Ammar, buku ini membedah sebuah realita pelik: mengapa sebuah keluarga yang saling menyayangi justru kerap kali saling melukai saat sebuah konflik atau tekanan melanda rumah mereka? Jawabannya dibedah secara ilmiah namun ringan melalui konsep dasar neurosains tentang struktur otak manusia yang dianalogikan ke dalam sistem rumah tiga lantai: - Lantai 1 atau Otak Reptil adalah area darurat yang bertindak berdasarkan mode bertahan hidup (fight, flight, atau freeze). Di lantai ini, manusia cenderung bereaksi secara instan, defensif, dan menggunakan kekerasan atau volume suara keras demi mengejar keselamatan cepat. - Lantai 2 atau Sistem Limbik adalah pusat emosi, memori, dan pembuat makna. Saat seseorang terjebak di lantai ini, perasaan atau luka batin yang ia rasakan akan menyamar seolah-olah sebagai sebuah data fakta kebenaran objektif, yang kemudian melahirkan drama-drama komunikasi yang destruktif dan manipulatif, salah satunya adalah aksi mogok bicara (silent treatment). - Lantai 3 atau Prefrontal Cortex (PFC) adalah menara pandang tertinggi yang bertindak sebagai pusat kendali diri, kebijaksanaan logika, penimbang konsekuensi jangka panjang, pelindung nilai-nilai adab, serta perumus jalan keluar solusi yang jernih. Buku ini menegaskan bahwa kegagalan terbesar dalam pemecahan masalah (problem solving) terjadi karena banyak orang memaksakan diri ingin menyelesaikan urusan besar di saat otak Lantai 3 mereka sedang berada dalam kondisi offline total. Buku ini tidak menuntut pembaca untuk menjadi manusia robot yang steril dari emosi. Fokus utamanya adalah melatih sirkuit kesadaran di dalam kepala agar mampu dengan cepat mengembalikan kemudi kendali diri ke Lantai 3 di saat situasi sedang memanas. Pembaca dibekali dengan 5 instrumen taktis siap pakai yang meliputi: - Pertama, Protokol 5 Menit yang berfungsi sebagai tombol penyelamat darurat untuk memaksa fungsi PFC kembali aktif melalui urutan penanganan fisik tubuh, pemberian label emosi, penyelarasan nilai adab, pelontaran pertanyaan strategis, hingga eksekusi langkah kecil yang aman. - Kedua, Teknik 3 Kolom yang dirancang untuk membersihkan laju pikiran agar mampu memisahkan antara data fakta riil di lapangan dengan film drama fiktif berupa asumsi buruk (su'uzhan) buatan kepala. - Ketiga, Formula Kalimat Masalah 1 Baris yang menuntun pembaca untuk jeli membidik akar masalah yang sesungguhnya terjadi, bukan sibuk menembak gejala atau alarm di permukaan. - Keempat, Protokol Musyawarah 15 Menit sebagai ruang diskusi yang sehat bersama pasangan hidup yang taat terhadap aturan main serta berorientasi penuh pada output rencana aksi dalam rentang waktu 24 hingga 72 jam ke depan. - Kelima, Desain Dokumen SOP Anti-Ulang yang dirumuskan menggunakan logika berpikir terstruktur: "Jika terjadi pemicu X, maka tindakan otomatis yang saya lakukan adalah Y" agar respons bijak Lantai 3 berhasil diubah menjadi program kebiasaan yang otomatis. Seluruh metodologi sains di dalam buku ini dikawal secara kokoh oleh nilai-nilai luhur di dalam ajaran Islam, seperti urgensi penegakan adab yang mulia, kewajiban mutlak menempuh jalur verifikasi data (tabayyun), menjaga kehormatan lisan, serta memandang konsep taubat sebagai sebuah proses pertumbuhan dan perbaikan adab ke depan, bukan sarana penghancuran identitas diri melalui peliharaan rasa malu yang toksik. Buku ini ditutup dengan Panduan Tantangan 30 Hari yang melatih pembaca secara bertahap untuk membangun konsistensi sikap istiqamah melalui prinsip evaluasi Perbaikan 1% di setiap minggunya. Melalui buku ini, pembaca akan dipandu untuk mentransformasikan peran diri dari yang tadinya bertindak sebagai aktor pemicu badai cuaca di dalam rumah, beralih fungsi menjadi sosok penstabil keadaan yang mampu mewujudkan sebuah rumah tangga yang aman, beradab, dan dipimpin penuh oleh kejernihan solusi.
Spesifikasi Buku
- Jumlah Halaman: 274 halaman
- Ukuran: 14 x 21 cm
- Tahun Terbit: 2026
- Kategori: Pengembangan Diri